KEDIRI — Persik Kediri menelan pil pahit di kandang sendiri setelah takluk dengan skor mencolok 1-5 dari Persita Tangerang. Duel pekan kedelapan BRI Super League 2026/27 tersebut dihelat di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Sabtu (31/10) sore.
Tim tamu Pendekar Cisadane tampil superior sejak babak pertama. Penyerang Persita, Alexander Ramalingom, langsung membuka keunggulan lewat brace (dua gol) yang dicetaknya pada menit ke-9 dan masa injury time babak pertama (45+3').
Memasuki paruh kedua, dominasi Persita semakin menjadi-jadi. Gelandang Pablo Ganet mengamuk dengan memborong tiga gol sekaligus (hattrick) masing-masing pada menit ke-48, 76, dan 90+8'. Tuan rumah Macan Putih hanya mampu memperkecil kedudukan lewat gol hiburan dari sontekan Sergio Castel pada menit ke-79.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, secara terbuka mengakui bahwa laga ini merupakan penampilan terburuk anak asuhnya sepanjang musim.
"Ini permainan yang buruk. Saya pikir ini sebuah pertandingan di mana banyak kesalahan terjadi di lapangan. Kami membuat beberapa kesalahan di pertahanan di babak pertama. Ketinggalan dua gol babak pertama berat bagi kami," ujar Marcos dalam sesi jumpa pers usai laga.
Pelatih asal Spanyol tersebut menjelaskan, dirinya telah mencoba melakukan perubahan taktik di babak kedua demi mengejar ketertinggalan. Namun, gol ketiga Persita yang lahir dari situasi tendangan bebas Alexander Ramalingom—setelah sempat membentur pemain Persik—benar-benar memukul jatuh mental bertanding Kiko Carneiro dan rekan-rekan.
"Babak kedua adalah pertandingan yang berat karena kami ingin mengejar gol. Situasi permainan berbeda jika hanya ketinggalan satu gol. Makanya kami harus berani mengambil risiko karena kita kalah 2-0. Situasi makin sulit setelah terjadi gol ketiga," tambahnya.
Meski demikian, Marcos mencoba melihat sisi positif dengan membandingkan performa konsisten timnya yang tampil apik di tujuh laga awal musim ini. Ia memastikan kekalahan telak ini akan dijadikan bahan evaluasi total agar timnya bisa bangkit pada laga-laga selanjutnya.
"Kita main bagus di tujuh pertandingan awal musim ini. Dan hari ini memang itu pertandingan yang buruk. Kita akan belajar dari kekalahan ini untuk bermain bagus di laga berikutnya. Kita harus lebih bagus lawan Persis Solo di I.League Cup 2026/27 dan tandang ke Bali United FC nanti," pungkasnya.