DUA BABAK DUA BABAK SPORTS NEWS PORTAL
DUA SISI, SATU PERMAINAN, BERAGAM CERITA
Nasional

9 GOL, 7 POIN, DAN DRAMA SAMPAI MENIT 97: INDONESIA REBUT TIKET FINAL

Foto : Timnas Indonesia
Foto : Timnas Indonesia

JAKARTA – Pertandingan Indonesia kontra Bangladesh bukan sekadar kemenangan besar. Di balik skor 9-2, ada perburuan gol yang berlangsung hingga detik-detik terakhir demi satu tujuan: memastikan Timnas Indonesia finis di puncak Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia memang sudah unggul jauh sejak babak pertama. Namun, pekerjaan Skuad Garuda belum selesai.

Saat Indonesia berpesta gol di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Malaysia juga tampil produktif di Bandung. Malaysia mengalahkan Singapura 6-0 dan terus menekan Indonesia dalam persaingan perebutan posisi teratas Grup A.

Situasi itu membuat setiap gol menjadi sangat berarti.

Indonesia membuka pesta melalui Mitchell Baker pada menit ke-11. Baker kemudian kembali mencetak gol pada menit ke-20, sebelum Rizky Ridho menambah keunggulan pada menit ke-32.

Bangladesh sempat membalas melalui Shahriar Emon. Namun, Baker kembali menjawab hanya dua menit kemudian.

Penyerang tersebut kemudian mencetak gol keempatnya pada menit ke-42. Justin Hubner ikut mencatatkan nama di papan skor pada masa tambahan waktu babak pertama.

Indonesia masuk ruang ganti dengan keunggulan 6-1.

Tetapi Skuad Garuda tidak berhenti.

Babak kedua menjadi cerita tentang bagaimana Indonesia terus memburu tambahan gol. Kiper Bangladesh, Mehedi Hasan Srabon, beberapa kali menggagalkan peluang Indonesia.

Romeny bahkan sempat mencetak gol pada menit ke-84, tetapi dianulir karena offside.

Gol ketujuh baru datang pada menit ke-90 melalui Luke Vickery.

Bangladesh kemudian kembali mencetak gol. Namun Indonesia masih memiliki waktu untuk menambah dua gol lagi.

Kevin Diks mencetak gol kedelapan pada menit keenam masa tambahan waktu.

Satu menit berselang, Mitchell Baker menyempurnakan malamnya dengan gol kelima sekaligus mengubah skor menjadi 9-2.

Peluit panjang akhirnya berbunyi.

Di pertandingan lainnya, Malaysia menang 6-0.

Indonesia dan Malaysia sama-sama mengakhiri fase grup dengan 7 poin dan selisih gol +9. Namun, produktivitas gol menjadi pembeda.

Indonesia mencetak 11 gol, sementara Malaysia mencetak 9 gol.

Selisihnya hanya dua gol.

Dan dua gol itulah yang mengantar Indonesia menjadi juara Grup A sekaligus memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Malam di SUGBK akhirnya bukan hanya tentang sembilan gol.

Ini tentang bagaimana Skuad Garuda terus mengejar gol ketika posisi puncak masih dipertaruhkan—bahkan sampai menit-menit terakhir.


Bagikan Berita
DUA BABAK 90 MENIT BERITA. 2 BABAK CERITA.