SLEMAN — PSS Sleman terus mematangkan persiapan menjelang laga tandang kontra Dewa United Banten FC pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Banten International Stadium, Serang, Minggu (20/9) sore. Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi skuad Super Elang Jawa untuk bangkit usai menelan dua kekalahan beruntun pada laga awal musim.
Menatap laga tersebut, jajaran pelatih yang dipimpin Pieter Huistra memfokuskan latihan pada analisis karakter permainan lawan, penerapan skema pressing ketat untuk meredam penguasaan bola Dewa United, hingga pembenahan penyelesaian akhir.
Pemain muda PSS, Dominikus Dion, mengungkapkan bahwa seluruh skuad telah mempelajari gaya bermain Dewa United agar bisa tampil lebih efektif dan tidak kehilangan momentum.
"Kami mempersiapkan diri dan menganalisis pertandingan melawan Dewa United FC. Kami memahami permainan mereka supaya bisa tampil bagus dan mengantisipasi penguasaan bola mereka," ujar pemilik nomor punggung 76 tersebut.
Dion menilai penampilan PSS secara keseluruhan sebenarnya sudah cukup baik saat menghadapi Bali United dan Madura United. Namun, masalah krusial tim saat ini terletak pada efektivitas mengonversi peluang menjadi gol.
"Kami hanya kurang mencetak gol saja. Kalau secara keseluruhan, permainan kami sudah bagus," tambah Dion.
Melalui evaluasi detail dan persiapan taktik yang terarah, PSS Sleman optimistis mampu menerjemahkan hasil latihan ke dalam lapangan demi membawa pulang tiga poin perdana musim ini.