SLEMAN – PSS Sleman bersiap melanjutkan perjuangan mereka di ajang BRI Super League 2026/27 usai melewati masa jeda kompetisi FIFA Matchday. Menghadapi PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo pada Minggu (11/10) sore, skuad Super Elang Jawa membidik kemenangan perdana guna memperbaiki catatan kurang memuaskan pada awal musim ini.
Pemain PSS, Dominikus Dion, menegaskan bahwa timnya telah melakukan persiapan matang selama jeda kompetisi. Menurutnya, waktu yang ada dimanfaatkan secara optimal oleh jajaran pelatih untuk menggenjot aspek fisik, mematangkan taktik, hingga menganalisis pola permainan calon lawan.
“Di FIFA Matchday kemarin kami banyak mendapatkan porsi latihan fisik serta taktik juga. Sementara untuk persiapan pertandingan lawan PSM, dari tim sudah melakukan analisis cara mereka bermain,” jelas Dion.
Setelah melalui tiga pertandingan awal tanpa hasil yang maksimal, Dion menyebut fokus seluruh pemain kini sepenuhnya tertuju pada upaya mengamankan tiga poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
“Persiapan tim sejauh ini sangat baik. Di jeda kompetisi kemarin, kami mempersiapkan tim dari aspek fisik, mental, dan taktik. Kami mengetahui di tiga pertandingan belum mendapatkan poin maksimal. Kami dari pemain fokus untuk pertandingan nanti agar bisa mendapatkan tiga poin pertama untuk PSS Sleman,” ungkapnya.
Selain kesiapan taktik, kehadiran dan dukungan langsung dari para suporter di Stadion Maguwoharjo diharapkan mampu menghadirkan energi positif tambahan bagi para pemain di lapangan.
“Bagi saya, sebagai pemain, saya bisa bermain dengan penuh semangat. Saya bisa bermain untuk membuktikan bahwa kami bisa bermain dengan baik untuk tim PSS Sleman. Semoga di banyak pertandingan ke depan kami bisa bermain dengan kemampuan terbaik untuk para suporter yang akan datang ke Stadion Maguwoharjo,” tambahnya.
Dengan kombinasi persiapan matang dan motivasi tinggi di kandang, PSS Sleman bertekad menjadikan laga sore ini sebagai titik balik kebangkitan mereka di musim kompetisi tahun ini.