BANGKALAN — Madura United FC mengusung motivasi tinggi jelang melakoni laga tandang menghadapi PSM Makassar dalam lanjutan pekan kedelapan BRI Super League 2026/27. Duel sengit kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu (31/10) mendatang.
Pertemuan ini menjadi ajang pembuktian dominasi bagi kedua kesebelasan. Berdasarkan rekor pertemuan sejak 2016 hingga musim 2025/26, Laskar Sape Kerrab dan tim berjuluk Juku Eja telah bentrok sebanyak 20 kali di berbagai ajang. Dari total pertemuan tersebut, kedua tim mencatatkan rekor seimbang dengan masing-masing meraih sembilan kemenangan dan dua kali hasil imbang.
Madura United sendiri memiliki catatan manis pada pertemuan terakhir kedua tim musim lalu. Bertanding di Stadion Gelora Bangkalan pada 23 Mei 2026, Madura United menang 2-0 atas PSM Makassar dalam laga pamungkas pekan ke-34. Hasil maksimal tersebut sangat krusial karena berhasil menyelamatkan Laskar Sape Kerrab dari ancaman degradasi.
Sementara itu, kemenangan terakhir Madura United di markas PSM terjadi pada pekan ke-15 musim 2023/24 di venue yang sama. Saat itu, gol dari Malik Risaldi dan Luis Marselo Morais dos Reis (Lulinha) memastikan keunggulan 2-0 untuk tim tamu.
Kapten Madura United, Lulinha, mengaku termotivasi dengan catatan statistik tersebut dan bertekad membawa timnya unggul secara head-to-head.
"Ini akan menjadi laga yang spesial tentunya bagi kami, dan saya baru tahu soal data head-to-head itu. Bagus bagi kami untuk menciptakan sejarah, menjadikan kemenangan nanti sebagai pembeda agar kami bisa unggul," tegas Lulinha.
Pemain asal Brasil tersebut berharap target meraih poin penuh di markas lawan dapat terealisasi demi menjaga posisi Madura United di papan atas klasemen sementara. Saat ini, Stefan Jevtoski dan kawan-kawan berada di peringkat ke-5 dengan perolehan 13 poin.