KEDIRI — Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri memenuhi komitmennya dalam membenahi fasilitas Stadion Brawijaya. Menjelang laga pekan keempat BRI Super League 2026/27 antara Persik Kediri melawan Madura United FC, pembatas penonton di markas Macan Putih kini tampil lebih kokoh dan nyaman.
Pengerjaan penggantian pagar pembatas dilakukan memanfaatkan jeda kompetisi saat agenda FIFA ASEAN Cup 2026. Selama hampir 20 hari, Pemkot Kediri bersama vendor bekerja maraton mulai dari penggalian fondasi hingga pemasangan struktur pagar.
Hingga saat ini, pagar baru yang telah terpasang mencapai panjang 100 meter dengan tinggi tiga meter. Ukuran ini jauh lebih tinggi dibandingkan pagar lama yang hanya berkisar 1,5 meter. Selain itu, material yang digunakan juga diperkuat dengan besi tulang berukuran 12 inci.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri, Tri Widodo, mengungkapkan bahwa pembenahan ini berdampak positif terhadap penilaian kelayakan stadion oleh pihak kepolisian.
"Sebelumnya nilai aspek risk and assessment Stadion Brawijaya dari Polda Jatim sebesar 62, sekarang naik menjadi 65. Polda Jatim sudah dua kali melakukan survei penilaian risiko. Penggantian ini diawali dari area pagar yang sempat rusak saat laga melawan Dewa United," terang Tri Widodo.
Proyek perbaikan pagar pembatas penonton ini dipastikan akan terus berlanjut secara bertahap hingga akhir tahun, menyesuaikan dengan jadwal laga kandang Persik Kediri.
"Setelah pertandingan kandang melawan Madura United, pengerjaan akan dilanjutkan ke area tribun ekonomi sisi timur. Kami berharap seluruh pagar pembatas hingga depan tribun VIP bisa tuntas sepenuhnya tahun ini," pungkasnya.