MALANG — Wacana laga Derby Jatim antara Arema FC dan Persebaya Surabaya pada ajang BRI Super League 2026/2027 digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, mulai mencuat.
Koordinator Presidium Aremania Utas, Ali Rifki, melakukan komunikasi awal dengan Kapolres Malang terkait kemungkinan penggunaan Stadion Kanjuruhan sebagai venue pertandingan Arema FC kontra Persebaya yang dijadwalkan berlangsung pada 29 November 2026.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi awal terkait rencana penyelenggaraan pertandingan, termasuk pembahasan mengenai kemungkinan Kanjuruhan kembali menjadi lokasi pertandingan kandang Arema FC.
Ali Rifki kemudian menyampaikan hasil pertemuan tersebut melalui media sosial pribadinya. Ia berharap laga sarat rivalitas tersebut dapat kembali digelar di Kanjuruhan.
“Bismillah, berdiskusi dengan Mas Kapolres Malang terkait pertandingan Arema FC vs Persebaya tanggal 29 November 2026. Berharap bisa digelar di Kanjuruhan,” tulis Ali Rifki.
Stadion Kanjuruhan sendiri memiliki nilai historis bagi Arema FC dan Aremania. Karena itu, wacana menjadikan stadion tersebut sebagai venue Derby Jatim mendapat perhatian khusus.
Meski demikian, lokasi pertandingan hingga saat ini belum final. Aspek keamanan, kesiapan stadion, serta penyelenggaraan pertandingan menjadi sejumlah faktor yang harus dipertimbangkan mengingat laga Arema FC kontra Persebaya memiliki tingkat rivalitas dan perhatian publik yang tinggi.
Komunikasi dengan pihak kepolisian disebut menjadi langkah awal untuk membangun koordinasi sejak jauh hari. Sementara keputusan akhir mengenai venue pertandingan tetap berada pada pihak yang memiliki kewenangan.